fbpx

Kegelisahan Menjadi Tua dan Kehilangan Rasa Berguna

Daftar Isi

All those moments will be lost in time, like tears in the rain.

Selesai kuliah ±4 tahun di Semarang, saya merantau untuk jilid ke-2 di Ibukota Jakarta. Belum kerasan di Sunda Kelapa ini, rekan-rekan satu jurusan saya di kampus rutin mengadakan temu kumpul setiap Jumat malam di bilangan Rasuna Garden, Setiabudi.

Masih Berjaya, di Puncak Kehidupan?

Di salah satu kesempatan main bareng ini, salah seorang teman melemparkan pertanyaan yang berhasil buat saya berpikir panjang:

“Don, setelah bekerja ini, apakah kau masih merasa berjaya?”

Seorang Teman Kuliah

Ia merujuk ke masa dimana aku memimpin organisasi kemahasiswaan. Aktivis kampus, istilah kerennya. Saya habiskan nyaris 3 tahun di AIESEC, terakhir dipercayakan dengan tim berjumlah lebih dari 200 orang

Masa itu kegiatan silih berganti tanpa henti, diundang berbicara disini, rapat disana, hingga hadiri berbagai acara selaku pemberi kata sambutan pembuka.

Di foto di bawah,
Momen penutupan abdi saya di AIESEC. Leader should eat last. Di sesi ini, saya memandu “lukis terimakasih”, dimana masing-masing anggota organisasi saya, bergiliran melukis “tanda” di wajah orang yang berarti besar dalam pengalamannya setahun bersama keluarga AIESEC Semarang.

Awal Pendakian Berikutnya

Jawabnya: belum, not even close.

Sampai sekarang ini menjadi ketakutan terbesar saya: potensi diri yang tak mampu dimaksimalkan. Mencapai titik puncak hidup saya di masa kuliah, dan menjalani sisa umur bagai perjalanan menuruni gunung.

Saya baru saja selesai masa percobaan di pekerjaan kedua saya sekarang di Aspire. Cerita di lain waktu, setelah usaha saya untuk berbisnis online hanya bisa berlangsung singkat akibat kehabisan modal.

Rasa “lapar” saya masih jauh dari kata kelar.

Jika kamu nonton Blade Runner, kamu akan mengerti apa yang saya maksud. Senandika hidup saya masih mencari satu kalimat yang hilang ini:

I’ve seen things you people wouldn’t believe.

Tears in rain monologueBlade Runner

I have not seen enough yet 🙂
Keep marching on, my friends 🥁

Luv. Joi. K?

Ini adalah tulisan lama yang pertama kali dipublikasi pada 27 Mei 2019 di blog lama saya.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram